Memilih Tinta yang Baik (BLUEPRINT)

  1. SHARP IMAGES
    Merek Lain
    Tinta dengan viskositas rendah menyebabkan butiran pixel melar hingga ketajaman tidak maksimal.
    Detail gambar tidak terlihat sehingga terkesan kamera tidak fokus.
    BLUEPRINT
    Viskositas yang tepat menghasilkan detail dan ketajaman gambar yang sempurna. Kemampuan lensa akan dapat diperlihatkan dengan jelas.

  2. VIBRANT COLOURS
    Merek Lain
    Saturasi yang rendah dari tinta kelas text dan dokumen membuat hasil kelihatan seperti berkabut, dan gambar seperti foto kuno.
    BLUEPRINT
    Saturasi yang padat, warna yang dihasilkan cerah dan hidup, seindah warna aslinya.

  3. INSTANT DRY
    Merek Lain
    Tinta yang keluar dan mengenai kertas tidak langsung kering, sisa bahan dasar warna yang tidak terserap media photo paper akan mudah luntur karena banyak kandungan air. Selain itu karena tidak langsung kering meningkatkan resiko 'smudning' dan gambar rusak saat cetak.
    BLUEPRINT
    Tinta Blueprint akan kering bila di'trigger' oleh panas saat melewati nozzle printer Bubble jet (Canon, HP, Lexmark).
    Untuk printer piezzo (Epson), tinta Blueprint kering saat menyentuh media penyerap cairan. Proses cetak akan lancar dengan hasil yang sempurna.

  4. PRINTER FRIENDLY
    Merek Lain
    Bahan tinta yang murah sering mengandung residu partikel. Residu mudah membeku bila printhead panas saat mencetak volume banyak. Ini menyebabkan printer bergaris. Residu juga menyebabkan printer bergaris bila tidak dicetak untuk beberapa hari.
    BLUEPRINT
    Formula pelumas Printhead disertai  Standar mutu yang tinggi membuat Printhead tahan dicetak terus menerus maupun disertai jeda Standing Time hingga 10 hari.


    STANDAR MUTU TINTA BLUEPRINT :


    1. Tinta tidak kering di Printhead
    Standard standing time untuk tinta Blueprint adalah 10 hari.
    Satu printer yang mencetak sempurna, bila dimatikan dan kemudian dinyalakan di hari ke-11, akan menghasilkan foto yang sempurna tanpa garis.

    2. Hasil cetak cerah dan hidup
    Bahan dasar tinta bermutu tinggi menghasilkan reproduksi warna dengan saturasi tinggi (pekat) dan cerah.

    3. Formulasi warna konsisten dengan tinta original
    Ketepatan warna penting bagi designer, Fotografer dan pembisnis offset Hasil cetak Blueprint sangat dekat dengan warna dari cartridge original

    4. Viskositas (kekentalan) yang sesuai tinta original
    Diperlukan untuk menampilkan ketajaman detail foto, misalnya rambut dapat ditampilkan helai demi helai.